Malam itu, gedung gereja HKBP Petojo bukan sekadar ruang ibadah, melainkan sebuah bejana besar yang menampung ribuan nada syukur. Melalui Malam Puji-Pujian RNHKBP Petojo 2025, para remaja dan pemuda memberikan yang terbaik dari suara dan hati mereka, menghidupkan tema “Menyanyikan Kasih Setia Tuhan” menjadi pengalaman yang nyata bagi siapa saja yang hadir.
Cahaya lampu panggung yang hangat berpadu dengan semangat yang meluap dari setiap penampil. Mulai dari paduan suara hingga penampilan solo, setiap lagu yang dibawakan adalah doa yang dilantunkan. Sebagai fotografer, tugas saya adalah menangkap energi tersebut: ekspresi khidmat saat memejamkan mata dalam doa, serta sorot mata yang penuh sukacita saat nada-nada tinggi menggema di ruangan.
Momen ini bukan hanya tentang kualitas musik, tetapi tentang kesatuan hati. Melihat bagaimana generasi muda berkumpul dan mempersembahkan talenta mereka memberikan harapan yang kuat tentang masa depan yang diterangi oleh iman. Malam Puji-Pujian ini akan terus dikenang sebagai simfoni kasih yang tulus, sebuah perayaan tentang betapa besarnya setia Tuhan dalam setiap langkah kita.
