Enam puluh tahun bukanlah sekadar angka, melainkan sebuah jejak perjalanan iman yang panjang dan teguh. Di bawah naungan gedung HKBP Rawamangun yang penuh kenangan, ribuan jemaat berkumpul untuk merayakan kasih Tuhan yang tak pernah putus. Suasana ibadah hari itu terasa begitu hidup, berdenyut dengan energi dari lagu-lagu pujian dan doa-doa yang dipanjatkan serempak.
Dari barisan orang tua yang telah menyaksikan sejarah gereja ini sejak awal, hingga generasi muda yang siap melanjutkan tongkat estafet pelayanan, semua larut dalam sukacita yang sama. Kehadiran para pengisi acara yang membawakan pujian dengan penuh totalitas menambah khidmatnya suasana, sementara momen pemotongan kue menjadi simbol kebersamaan yang manis di antara keluarga besar jemaat. Setiap wajah yang tertangkap kamera menceritakan kisah syukur yang berbeda, namun dalam satu tujuan yang sama.
Sebagai fotografer, mengabadikan perayaan besar seperti ini adalah tentang menangkap skala emosi yang masif. Saya berusaha membekukan momen ketika ribuan suara menyatu dalam harmoni, getaran semangat di mata para pemuda, dan senyum haru para penatua gereja. Selamat ulang tahun ke-60 HKBP Rawamangun, semoga terus menjadi garam dan terang yang memberkati banyak jiwa di dekade-dekade mendatang.
