Oktober 2020 memberikan warna tersendiri bagi perjalanan Daniel dan Dita. Di tengah suasana Jakarta yang dinamis, mereka memilih untuk merayakan komitmen Martupol mereka dengan cara yang sangat otentik. Salah satu momen yang paling berkesan bagi saya adalah ketika mereka menikmati sejenak waktu santai di depan sebuah warung sederhana. Kontras antara busana formal bermotif tradisional yang mereka kenakan dengan latar belakang warung yang penuh warna menciptakan narasi visual yang bercerita tentang cinta yang membumi.
Bagi saya sebagai fotografer, foto-foto ini adalah bukti bahwa keindahan tidak selalu harus dicari di tempat yang megah. Ada kejujuran yang luar biasa ketika Daniel dan Dita tertawa bersama di sela-sela hari sakral mereka, menikmati hal-hal kecil yang membuat hubungan mereka terasa nyata. Setiap frame menangkap esensi dari kemitraan mereka: sebuah kesiapan untuk menghadapi kehidupan apa adanya, dengan tetap menjunjung tinggi akar budaya dan restu dari keluarga besar.
Mendokumentasikan Martupol Daniel dan Dita adalah tentang menangkap jiwa dari sebuah hubungan. Frame demi frame membingkai janji mereka yang tulus di tengah hiruk pikuk dunia. Terima kasih telah mempercayakan saya untuk mengabadikan babak yang begitu unik dan penuh karakter ini. Semoga langkah kalian menuju hari pernikahan selalu dipenuhi dengan tawa dan kebahagiaan yang sesederhana dan seindah momen di depan warung itu.
